Perwakilan KPK bersama anggota DPRD temui aksi demo mahasiswa di depan kantor DPRD Ponorogo


Notice: WP_Scripts::localize was called incorrectly. The $l10n parameter must be an array. To pass arbitrary data to scripts, use the wp_add_inline_script() function instead. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 5.7.0.) in /home/u5325998/public_html/dprd-ponorogo.go.id/wp-includes/functions.php on line 5313

Ponorogo – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mendatangi kantor DPRD Ponorogo (20/09), saat melakukan aksi unjuk rasa para mahasiswa menilai KPK tidak bekerja sungguh-sungguh memberantas kasus korupsi di Ponorogo. Bahkan mereka menilai KPK saat ini telah disusupi aliran radikal.

Unjuk rasa yang awalnya berjalan damai Sempat diwarnai aksi saling dorong dengan aparat kepolisian yang tengah mengamankan aksi, setelah para mahasiswa memaksa masuk kantor DPRD, Situasi kembali tenang setelah Salah satu anggota DPRD Mukridon Romdloni menemui para mahasiswa didepan pintu gerbang.

menurut koordinator aksi Hanif Munarullah mengatakan mereka hanya ingin menyampaikan aspirasi kaitannya dengan penanganan kasus korupsi dikabupaten Ponorogo oleh KPK, yang dinilai tidak sungguh-sungguh. Tidak hanya itu, mereka juga menuding KPK saat ini telah disusupi aliran radikal.

Sementara itu usai mengikuti kegiatan Road Show KPK, Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo Sunarto, langsung  menemui para pengunjuk rasa bersama  Moh. Tsani Annafari, Penasehat KPK, untuk menjelaskan duduk permasalahan yang terjadi,  baik upaya penanganan kasus korupsi maupun perihal aliran radikal seperti yang dituduhkan oleh mahasiswa.

Moh. Tsani menegaskan bahwa tidak ada aliran radikal di tubuh KPK seperti yang dimaksud para mahasiswa. menurutnya sejauh ini KPK masih bekerja  secara profesional, sehingga masyarakat dihimbau untuk tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang tidak jelas.